If something is worth doing, then it's worth doing right

INGET

Bangsa Elo Bangsa Penyampah, Lebih Baik Makan Dari Sampah Daripada dimakan Sumpah

Jumat, 09 April 2010

Keringat kering yang mengering


Indonesia adalah negara agraris, memiliki lahan-lahan pertanian yang sangat luas. Selain itu Indonesia juga merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya, hutan, gunung, sawah dan lautan. Walaupun demikian kualitas hasil pertanian yang dihasilkan di Indonesia masih dapat dikatakan jauh lebih buruk dibandingkan dengan negara jepang dan negara-negara maju lainnya. Jumlah penduduk yang sangat besar menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara miskin di dunia. Kenapa hal ini dapat terjadi? dan kenapa sampai saat ini kemiskinan ini masih menjadi persoalan utama negeri ini? pertanyaan seperti itulah yang mestinya muncul dan dipikirkan oleh kita semua sebagai masyarakat Indonesia.
Budaya masyarakat Indonesia yang memang sangat berbeda sekali dengan budaya masyarakat di negara maju sepertinya menjadi masalah utama yang sangat menghambat kemajuan dan pencapaian cita-cita bangsa ini. Dapat kita semua pahami bahwa bangsa ini membutuhkan seorang pemimpin yang mampu mengubah kebudayaan masyarakat bangsa yang cenderung lemah dan manja ini menjadi budaya masyarakat yang kuat dan mandiri. Namun hingga saat ini pemimpin yang memiliki talenta seperti ini belum pernah ada di Indonesia. Dan bahkan hingga saat ini masyarakat Indonesia masih saja bangga dengan budayanya yang lemah dan manja ini. Mereka tidak merasa bangga menggunakan produk-produk dalam negeri dan sebaliknya akan merasa sangat bangga mengkonsumsi barang-barang produk luar negeri. Memang kita mengetahui kalau kualitas dan mutu produk luar negeri pantas untuk diacungi jempol dibanding dengan produk dalam negeri yang kualitasnya masih jauh dari sempurna.
Well, sadarkah kita kalau selama ini nasi putih yang setiap kali kita makan itu adalah hasil keringat dan jerih payah petani di desa-desa yang dengan bangganya menanam padi. Mungkin kita yang sudah lama hidup dikota tidak akan pernah peduli dengan nasib para petani yang telah basah dan mengering keringatnya akibat terik matahari ini diluar sana? tahukan anda kalau pada saat musim panen raya seperti ini mereka malah merasa jauh tidak lebih baik? tentu saja hal itu benar. Kenapa, karena pada saat musim panen seperti ini harga gabah yang mereka hasilkan dari jerih payahnya pada saat musim seperti ini akan jauh lebih murah dibandingkan pada saat musim paceklik yang harganya jauh melambung tinggi. Ribuan petani di desa sana banyak mengeluhkan hal ini, hanya kita saja yang mungkin tidak peduli dengan nasib mereka. Hasil panen yang mereka dapatkan dan yang mereka hasilkan hanya mampu untuk menutupi biaya pemeliharaan pertanian mereka, seperti biaya pengolahan tanah (pembajakan), biaya pupuk untuk tanaman mereka, dan biaya hidupnya barangkali. Namun banyak diantara mereka yang menganggap semua ini hanya sebatas takdir semata, yang memang mereka sendiri tidak tahu menahu soal hal itu. Harga pupuk yang baru bebera hari yang lalu mengalami kenaikan, menurut saya malah justru akan menambah beban para petani. Kita akui petani Indonesia kebanyakan adalah orang-orang awam yang hanya bisa menumbuhkan padi tanpa melakukan managemen yang tepat. Oleh karena itu siapa lagi yang seharusnya mengubah nasib mereka kalau bukan kita yang lebih tahu akan hal itu. Akankah kita yang lebih mengetahui hal itu malah justru akan ikut-ikutan membodohi mereka yang sudah bodoh? Bukan begitu tentu caranya...

Susu kental manis dan kopi hitam pekat

05/04/2010
Mengalami sesuatu (hal apapun itu) yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan adalah bukan keinginan atau kemauan seseorang. Gue dan bahkan semua orang enggak bakal menginginkan hal yang seperti itu. Malam ini gue baru banget dapet pencarahan gara-gara ngintip sedikit buku the secret yang lagi dibaca sama redi temen sekostan gue. Gue Cuma pengen menegaskan lagi bahwa hidup sukses dan senang bukanlah hanya kalau kita memiliki UANG. Uang bukanlah segala-galanya yang dapat memberikan kita kesenangan akan tetapi keberhasilan akan kreativitas yang telah kita kerjakan itulah yang merupakan sebuah keberhasilan. Senang dengan apa yang kita kerjakan merupakan kunci sukses keberhasilan kita artinya hidup kita adalah ciptaan kita bukan orang lain, jadi hidup enggak harus ikut-ikutan.
Namun enggak bisa dipungkiri bahwa menjalani kehidupan didunia ini ada dua hal yang pasti kita rasakan. Kedua hal tersebut yaitu kesenangan dan kesedihan. Kesenangan dan kesedihan ini gue ibaratin seperti susu kental manis dan kopi item pekat yang pahit. Nah, Keduanya adalah hal yang sangat berbeda dan berlawanan. susu kental lagi manis adalah ibarat sebuah kesenangan yang dapat menghasilkan sebuah kebahagiaan dikehidupan dunia, dan kopi item pekat yang pahit ini ibarat permasalahan yang menghalangi datangnya keberhasilan kita.
Sialan diujung bulan tua begini bagi gue adalah hal yang sangat menyusahkan, rasanya itu kaya ngopi pake kopi item pekat enggak pake gula, beuh pait banget deh dilidah rasanya. Duit kiriman habis dan gue enggak bisa berbuat banyak, hihihihi nyiksa banget. Beginilah nasib mahasiswa rantau seperti gue ini. Datang jauh-jauh dari riau sumatera sana. Yah walau aselinya gue darah jawa so karena ayah dan ibu gue dan juga rumah gue ada disana ya enggak apa-apa juga dong kalo gue bilang gue juga orang sumatera. Untungnya gue tinggal dikostan rame banget kaya gini jadi banyak temen gue juga yang sedikit bisa gue andalkan.
Well, kembali ke soal susu kental manis. Lagi semangat-semangatnya ngerjain skripsi begini kalo tiba-tiba datang waktu bulan tua jiaaaah semangat gue kembali pudar nih,…males, kamar berantakan, jadwal dan rencana hanya meninggalkan note-note yang hanya mengotori kamar gue.
Boca jelek yang hampir setiap hari nyemangatin gue masih enggak mempan juga kadang-kadang kalau lagi datang bulan tua begini. Ketemu pacar adalah hal yang sangat menyenangkan buat gue, karena banyak hal yang dapat gue lakukan bersama boca jelek pacar gue itu (upst…tentunya ya hal-hal yang positiflah). Tapi kalau datang bulan tua wah ketemu dia hanya jadi hayalannya gue doang…
Gue enggak bisa kemana-mana, bayangin aja makan aja dibayarin temen hehehe…
Tapi gue seneng pacar gue ngerti banget sama gue hahaha Alhamdulillah sekali gue bisa punya pacar kaya boca jelek. Yah semoga ntar kelak gue bisa ketemu boca jelek lagi, intinya si biar gue jadi semangat lagi kuliah di IPB huahahaha…
Mimpi dan target
Mulai sekarang Gue kudu mulai banyak bermimpi, yah setidaknya mimpi mau ngapain gue setelah lulus kuliah. Tapi sebelum bermimpi lebih jauh gue ingin memulainya dengan membuat sebuah targetan nih yang mesti gue capai dan segera gue kerjakan.
Pertama, gue kudu sering-sering lagi nongkrong diperpus, yah udah gue buat tuh jadwal keperpusnya hari apa aja enggak lupa juga tuh gue temple di lemari kostan gue.
Inget bukan hanya nongkrong tapi mencari referensi sebanyak-banyaknya mengenai hal-hal yang berhubungan dengan skripsi.
Selama kegiatan nongrong diperpus ini terus berjalan gue juga kudu menyelesaikan misi melakukan pengolahan data penelitian yang baru aja ngumpul semua nih data-datanya satu minggu yang lalu. Segera gue cari tau bagaimana ngolah data penelitian gue. Kayana misi gue itu dulu deh sebelum semuanya gue tuliskan yah ada baiknya si gue nyelesaiin misi gue yang ini dulu, tar kalau udah kelar baru deh lanjut kemisi berikutnya…

“bravo boca jelek”