If something is worth doing, then it's worth doing right

INGET

Bangsa Elo Bangsa Penyampah, Lebih Baik Makan Dari Sampah Daripada dimakan Sumpah

Rabu, 03 Maret 2010

Semeru Ada Di Bogor Kata Siapa?

        Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Gunung semeru itu hanya  ada di Indonesia, lebih tepatnya didaerah jawa timur diantara kabupaten malang dan lumajang. Tapi sesungguhnya Semeru itu juga terdapat didaerah bogor, tepatnya dikecamatan darmaga, Bogor. Dari mana saya mengetahui info ini?mari sama-sama kita simak petualangan indah ini.




           Bermula dari sebuah kampus yang lumayan tua diIndonesia yaitu  perguruan tinggi yang sudah tidak asing lagi namanya Institut Pertanian Bogor mungkin rekan-rekan atau teman-teman semua juga mengenal perguruan tinggi ini. dikampus IPB darmaga inilah terdapat fakultas yang paling tua bisa dikatakan begitu, karena awalnya hanya ada Fakultas Kehutanan didaerah darmaga ini. Fakultas Kehutanan ini adalah momok bagi para mereka yang memiliki jiwa-jiwa yang halus dan manja, kenapa? Karena mereka takut untuk masuk atau memilih salah satu jurusan yang ada di fakultas ini, bukan takut karena pelajaran atau mata kuliahnya namun takut sama ospek yang dilakukan diFahutan ini atau juga mungkin mereka takut untuk bergelut dengan alam liar, padahal dari dunia alam liar inilah kita akan banyak mendapatkan berbagai macam pengalaman yang tentunya lebih berharga dari segala-galanya. Kalau yang namanya kotor-kotoran itu adalah yang biasa dialami oleh setiap mahasiswa fakultas kehutanan, yah kalau tidak kotor tidak belajar namanya. sebagai informasi difakultas Kehutanan Yang Maha Esa ini terdapat empat jurusan (Mayor) yaitu Departemen Manajemen hutan, Departemen Hasil Hutan, Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata dan Departemen Silvikultur yang paling muda. 
      Fakultas kehutanan adalah fakultasnya mereka-mereka yang yang suka dengan dunia liar,mereka-merekayang suka dengan penelitian,mereka yang suka  dengan dunia sosial, mereka yang suka dengan dunia nongkrong dan ngopi rame-rame, mereka yang suka dengan pengajian dan dakwah, dan mereka yang mencintai alam tentunya. dari sebuah kampus tua inilah seperti tercipta suatu tali yang telah terjalin dengan kokoh dan kuat. Bukan hanya sebuah tali persaudaraan yang kokoh yang tercipta, akan tetapi fakultas ini juga telah melahirkan beribu-ribu rimbawan yang sukses diluar sana. Berbagai kegiatan dan aktivitas pengembangan sumberdaya dilakukan difakultas ini. Fasilitas dan sarana pendidikan juga sangat mendukung bagi mereka yang berminat untuk belajar mengenai hutan, disinilah tempatnya.
        Mengulas tentang tali persaudaraan dan silaturahmi difakultas ini ternyata banyak sekali sesuatu yang sangat indah terbangun dari sini. Mahasiswa, dosen, dan alumni adalah satu. Saling bantu, saling dukung dan saling menghormati tentunya. Dan ternyata dari sinilah awal cerita semeru itu ada dibogor.
            Apabila anda merupakan orang yang senang berpetualang cobalah anda telusuri sebuah lorong kecil dan sempit dikawasan darmaga ini, nama lorong tersebut adalah lorong bara IV (Gang Bara IV), nama lorong tersebut bukanlah nama yang  aneh bagi mereka mahasiswa IPB. Apabila anda menelusuri tapak demi tapak lorong ini maka yang akan telihat oleh anda hanyalah sebuah bangunan-bangunan kost-kostan mahasiswa dan sebuah warung-warung makan. Nah sampai didalam lorong akan anda temukan sebuah plang kecil yang menunjukkan didalam itu ada sebuah masjid, kalau tidak salah namanya masjid Miftahul Jannah dan didepannya juga terdapat sebuah plang rumah makan sawargi. Rumah makan sawargi ini juga bukan nama yang aneh bagi mahasiswa IPB, selain harganya makanannya yang sangat terjangkau keberadaan warung nasi ini juga sangat menguntungkan bagi mahasiswa, terutama apabila telah datang akhir bulan dan disini mereka bisa makan gratis bayar belakangan istilahnya begitu.
             Kalau anda pernah makan diwarung nasi Sawargi ini pasti anda akan melihat dan tahu dimana semeru yang ada dibogor seperti yang  saya ceritakan tadi. Bagi anda yang sering makan disini pasti akan melihat sosok-sosok manusia yang hebat dan lebat tidak lain tidak bukan mereka adalah para penghuni dan kuncen semeru dibogor.

                                                                            semeru

                                                                            sawargi

                                   

                Akan Ada beberapa sosok yang akan sering menghantui anda dan mungkin mengganggu pemandangan anda apabila anda berkunjung kesemeru di Bogor ini atau apabila anda berada rumah makan sawargi ini. Mereka adalah mahluk-mahluk berikut ini:






1.      Lemeng sesepuh semeru kita menyebutnya.
Dilihat dari foto ini mungkin sekilas seperti artis-artis Rolling stone yang ngerock abis, temukan sendiri bagaimana kalau tiba-tiba sosok ini menghadapkan wajahnya kearah anda? Dibalik Gayanya yang awut awutan ini kata orang ternyata lemeng adalah sosok lelaki yang sangat romantis hahaha…
Anda akan mengetahui sifat lemeng yang romantis ini apabila dia sedang ada disemeru bersama kekasihnya, yang aku sendiri tidak tahu siapa nama kekasihnya itu.






1.      Amri saadudin
Sosok tokoh  yang kedua adalah amri saadudin, tokoh ini selain akan menghantui dan mengganggu pemandangan anda mungkin anda akan merasakan berbagai kekesalan akibat tingkahnya yang aneh dam menyebalkan. Hati-hati dengan barang-barang bawaan anda seperti kata seorang pengamen bus kota kepada penumpang didalamnya, mungkin anda harus mengikuti kata-kata pengamen tersebut. Karena apabila anda meminjamkan sesuatu yang berharga milik anda akan jadi hancur lebur apabila sudah berada ditangan si amri saadudin ini. maka berhati-hatilah dengan sosok ini. 



1.      Ichang
Haha melihat foto ini saya teringat kata-kata dicky, katanya ichang itu adalah sosok orang kampungan tapi gaya dan seleranya sok kebarat-baratan. Huh lihat aja rambutnya, miripkan sama film acepentura sang detective hewan yang dibintangi sama jim carry.belum lagi tingkahnya hahaha, tapi nih kalau udah memeluk sebuah gitar kesangannya wah suaranya sangat merdu kaya tai dan anda bakalan tersepona dengan aksi panggungnya yang menggemparkan dunia.









1.      Adly Koncek
Adly= amed wah namanya si Adly, batak si boleh batak, tapi kelakuannya hahahah kocak dah. Hmmm brutal si tidak, cuma huiiiih pinter euy gak karuan. Boleh sama-sama rambutnya hitam tapi isi otaknya huh rumus kimia semua, sampai-sampai jadi asprak KIMKAY tuh.



1.      Redi satriawan
Aduh, malas sekali aku mendengar namanya, bahkan membayangkannya. Nama ini terlalu ekstrim untuk disebutkan bahkan dibayangkan. Dia benar-benar hantu semeru yang lebih kejam dari zombie pemakan manusia, dia adalah seorang pemakan bangkai apa saja yang ada dihadapannya. Gaya dan suaranya nya si boleh rock and roll, tapi aselinya aneh deh.


1.      Dicky
War war dan war, kayanya tiada hari tanpa war bagi seorang dicky. Orangnya boleh diem dan tak banyak bicara, tapi hati-hati jangan dekat-dekat dengan dia bisa-bisa headshot anda kena tembak. Banyak kelebihannya tanyakan aja langsung sama dia.


1.      Rangga
Yah rangga lagi rangga lagi, uda beranak duo yang satu ini bahasa padangnya medog abis, hahahahah…semeru serasa dipadang. hati-hati juga dengan mahluk yang satu ini, sering melamun dan suka kesambet.

1.   
              
             Anom
dMasiv, anda tahukan nama group band local yang satu ini, yah jangan tanya deh, semua lagu-lagunya sudah ada dikepalanya anom, tinggal nyanyi dan petik deh gitarnya.



1.      Dadung
Preman kampus yang satu ini mah barudak bageur aseli bogor yang banyak membawa pengaruh negative disemeru tercinta ini. aseli jangan pernah deketin dia atau gak bakalan mesum otak lo dibuatnya.



1.      Niechi
Wah celana basah dan berdarah adalah aksi terparah yang pernah dilakukannya, bukan dari membunuh dan memakan bangkai manusi a tetapi sebagai akibat dari hobinya yang suka berburu tikus got dan kemudian mebunuhnya sampai-sampai darah si tikus muncrat mengenai celana bolanya hahahaha…



1.      Randhi
kalau penghuni semeru yang satu ini punya banyak kelebihan euy ternyata, hahahaha jangan tanya. Soal game, PES dia jagonya ampe-ampe males ngampus mendingan main PES, siap-siap rasakan aroma coolnya saat bertatap mata dengan anda, rasakan tampang seremnya saat beradu pandang dengan mata anda.


1.                           Atc dan lain-lain. Masih banyak lagi penghuni semeru dan kuncen-kuncen semeru yang lain yang belum sempat aku tuliskan disini, yaaaah kalau aku tuliskan semuanya kayanya sampai tahun 2012 juga belum selesai aku menulisnya, wah kalau benar-benar terjadi kiamat kapan aku ibadahnya, hah menulis terus begitu sampai kiamat? 
      
       
      Dan Ini Aku hha Sang Pengarang Cerita wakakakakakaka...
      
                 Bermula dari latar belakang pendidikan yang sama dan nasib yang sama ternyata akan menghasilkan banyak kreasi dan seni yang meiliki nilai keindahan tersendiri yang dapat kita rasakan dalam kehidupan ini. mari kita bayangkan, coba saja bangsa ini adil dan merata dan kita semua rakyat Indonesia dan pemerintah nasibnya sama pasti bangsa ini akan lebih indah dari pada seperti saat ini. jika kita semua sama pasti tidak akan ada rakyat yang tertindas, tidak aka nada rakyat yang terdzolimi dan tidak ada yang merasa rugi. Karena semuanya sama dan merata baik nasib dan derajatnya. Berangkat dari kesamaan nasib dan keadaan ini, semeru berdiri dan  kita semua berharap, kelak kita semua sesepuh sesepuh semeru menjadi orang-orang yang terpilih dibangsa Indonesia ini.

       
        Rapp's Sites

Gunung Semeru


Mahameru, adalah sebutan terkenal dari puncak Gunung Semeru dengan ketinggian ± 3.676 meter diatas permukaan laut (mdpl), menempatkan diri sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa. Gunung Semeru termasuk salah satu dari gunung berapi yang masih aktif di Jawa Timur, terletak diantara wilayah Administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang dengan posisi geografis antara 7°51’ - 8°11’ Lintang Selatan, 112°47’ - 113°10’ Bujur Timur.
Puncak Gunung Semeru (Mahameru) dapat terlihat dengan jelas dari Kota Malang dan beberapa tempat lainnya dengan bentuk kerucut yang sempurna, tapi pada kondisi yang sebenarnya di puncak berbentuk kubah yang luas dengan medan beralun disetiap tebingnya. Kawah Jonggring Saloko pada tahun 1913 dan tahun 1946 mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava kebagian selatan daerah Pasirian, Candipura dan Lumajang.
Gunung Semeru adalah bagian termuda dari Pegunungan Jambangan tetapi telah berkembang menjadi strato-vulkano luas yang terpisah. Aktivitas material vulkanik yang dikeluarkannya berupa Letusan abu, lava blok tua dan bom lava muda, Material lahar vulkanik bercampur dengan air hujan atau air sungai, Letusan bagian kerucut yang menyebabkan longsoran, Pertumbuhan lambat/berangsur dari butiran lava dan beberapa kali guguran lahar panas.
Formasi geologi Gunung Semeru merupakan hasil gunung api kwarter muda, dengan jenis batuan terdiri dari : abu pasir/ tuf dan vulkan intermedian sampai basis dengan fisiografi vulkan serta asosiasi andosof kelabu dan regosol kelabu dengan bahan induk abu/pasir dab tuf intermedian sampai basis. Bentuk struktur geologi menghasilkan batuan yang tidak padat dan tidak kuat ikatan butirannya, mudah tererosi dimusim penghujan.
Jenis tanahnya adalah regosol, merupakan segabungan tanah dengan sedikit perkembangan profil dengan sedikit perkembangan profil dengan solum dangkal, tipis pada bahan induk kukuh. Pada umumnya ditempat tinggi lainnya, daerah sepanjang route perjalanan dari mulai Ranu Pane (2.200 m dpl) sampai Puncak Semeru mempunyai suhu relatif dingin. Suhu rata-rata berkisar antara 30C–80C pada malam dan dini hari, sedangkan pada siang hari berkisar antara 00C–120C kadang-kadang pada beberapa daerah terjadi hujan es yang terjadi pada saat perubahan musim hujan ke musim kemarau dan sebaliknya.
Dinginnya suhu disepanjang route perjalanan ini bukan semata-mata disebabkan oleh udara diam tetapi didukung oleh kencangnya angin yang berhembus ke daerah ini menjadi udara semakin dingin. Berdasarkan topografi kawasan secara makro, pada tiupan angin membentuk pola yang tidak menentu dalam arti dominasi arah angin sulit ditentukan selalu berubah-ubah. Bentuk topografi yang dilingkari oleh tebing tinggi sekitar 200-500 meter sebenarnya memungkin dapat menahan arus kecepatan angin, tetapi karena banyak celah/lorong tebing tersebut, maka arus angin tidak tertahan bahkan melaju dengan kecepatan yang lebih cepat.

Topografi dan Iklim

Bentuk topografi yang berupa cekungan sering terjadi angin siklus. Angin yang bertiup dikawasan ini berkaitan erat dengan pola angin disekitarnya, yaitu Angin tenggara atau angin Gending, Angin timur laut dan Angin barat laut.
Kecepatan angin yang terjadi cukup kuat antara 8–30 knots, dimana saat musim angin kencang banyak dijumpai pohon tumbang. Angin ini bertiup antara bulan Desember – Pebruari, dan untuk mencegah bahaya disarankan agar wisatawan/pengunjung tidak melakukan pendakian ke gunung semeru.
puncak mahameru 
Merupakan hal yang biasa bila terjadi kabut sepanjang route perjalanan pendakian pada pagi hari dan sore hari sampai malam hari. Didaerah Ranu Kumbolo dan Kalimati sebagai tempat untuk menginap/bermalam selalu ditutupi kabul yang tebal.
Keberadaan kabut yang terjadi didua tempat tersebut selain dinginnya suhu udara (proses kondensasi udara), juga angin yang bertiup didaerah tersebut sambil membawa kabut. Khusus di daerah Ranu Kumbolo dengan adanya danau yang cukup luas menjadi pendukung pembentukan kabut karena proses penguapan air danau.
Secara umum keadaan iklim di wilayah gunung Semeru dan sekitarnya termasuk type iklim B (Schmidt & Ferguson) dengan curah hujan antara 927 mm – 5.498 mm pertahun dan hari hujan 136 hari/tahun. Musim hujan jatuh sekitar bulan Nopember–April. Suhu udara di puncak Gunung Semeru pada bulan – bulan tersebut berkisar antara 2 derajat celcius – 4 derajat celcius.

Vegetasi dan Keanekaragaman Hayati

Vegetasi yang berada di wilayah Gunung Semeru dan sekitarnya yang termasuk dalam Zona Sub Alfin di dominir oleh jenis pohon Cemara Gunung (Casuarina Junghuhniana), Jumuju (Podocarpus sp), Mentigi (Vacinium varingifolium), Kemplangdingan (Albazialophanta) dan Akasia(Accasia decurrens).
Sedangkan untuk tumbuhan bawah didominasi oleh Alang – alang (Imperata Cylindrica), Kirinyuh (Euphatorium odoratum), Tembelekan (Lantana camara), Harendong (Melastomo malabathicum) dan Edelwiss putih (Anaphalis javanica). Pada lereng – lereng yang curam menuju puncak Semeru sekitar Arcopodo dijumpai jenis paku-pakuan seperti Gleichenia volubilis, Gleichenia longisulus dan beberapa jenis anggrek endemik yang hidup di wilayah Semeru selatan. 
Disekitar Gunung Semeru pada ketinggian lebih dari 3.100 meter dari permukaan laut, kondisinya merupakan batuan, pasir dan abu tanpa vegetsi sama sekali. Kehidupan fauna yang terdapat di sekitar Gunung Semeru sangat terbatas, baik jumlah maupuan jenisnya yang terdiri dari beberapa jenis burung, primata dan satwa liar lainnya, antara lain Macan Kumbang (Panthera pardus), Kijang (Muntiacus muntjak), Kancil (Tragulus Javanica) dan lain – lain. Di Ranu Kumbolo terdapat Belibis (Anas superciliosa) yang masih hidup liar.

Rute Pendakian 

Pada bulan-bulan libur sekolah, pendakian menuju Gunung Semeru bakal rame. Ranu Kumbolo yang menjadi favorit para pendaki dan sekaligus sebagai camp sementara untuk istirahat sebelum menuju puncak akan berubah menjadi perkampungan baru para pendaki dari berbagai penjuru. Untuk Menuju daerah awal pedakian kita bisa mengunakan dua jalur yaitu dari arah Senduro – Lumajang dan Tumpang-Malang.

Jalur Senduro–Lumajang

Jalur ini relatif sepi bagi pendakian karena belum begitu terkenal di kalangan pendaki, Akses transportasi juga masih agak susah dijumpai untuk menuju ke Ranu Pani dari Senduro. Bila kita melewati jalur sini kita bisa menikmati hutan hutan yang masih relatif alami dan tempat persembahyangan agama hindu di Senduro yang merupakan pura terbesar di Jawa. Dari Senduro ke Ranupani membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam perjalanan bermotor. Dari setelah tiba di Ranupani perjalanan sama dengan jalur Tumpang –Malang.

Jalur Tumpang - Malang

Pendakian dari arah Malang merupakan jalur favorit karena ketersedian akses tranportasi dan akomodasi yang mudah di dapat. Kota malang yang merupakan kota yang memiliki banyak panorama alam yang indah serta tempat tujuan wisata yang mudah dicapai. Kota yang dijuluki sebagai tempat belajar yang nyaman ini memungkinkan kita berkunjung ke pencinta alam salah satu perguruan tinggi yang terdapat di kota ini. 
Dari Kota Malang perjalanan di lanjutkan menuju ke Tumpang via Terminal Arjosari dengan Angkot selama + 30 menit. Di Tumpang kita bisa langsung naik jeep dengan tarif berkisar Rp.15.000 sampai 25.000,- atau Truk yang menuju ke Ranupani. Disini kita bisa juga bermalam di tempat pemilik jeep bila kita kemalaman dan besoknya melanjutkan perjalanan. Logistik bisa di dapat di sini serta sarana telepon juga sudah banyak.
kalimati
Dari Tumpang perjalanan dilanjutkan ke Ranu pani dengan melewati Gubuklakah, yang merupakan Desa penghasil apel lalu Ngadas, Tempat Suku tengger bermukim serta Jemplang–Bantengan ( Disini pemandangan ke Gunung Bromo nampak bagaikan hamparan permadani bila awal musin hujan mulai atau akan berahkir) . Perjalanan Tumpang ke Ranu pani membutuhkan waktu sekitar 4–5 jam.
Ranu Pani (2000 m dpl) adalah sebuah dusun terahkir perjalanan bermotor dengan luas 279 Ha. Ditempat ini terdapat Pos Pemeriksaan Pendaki Gunung dan fasilitas yang ada berupa Pondok Pendaki, Pondok Penelitian, Pusat Informasi dan Kantor Resort, Wisma Cinta Alam, Wisma tamu dan Bangunan Pengelola.
peta jelajah 
Ditengah perkampungan Ranu Pani terdapat Danau (Ranu) Pani yang merupakan kawasan wisata yang mengasikan. Aktivitas memancing dan berjalan mengelilingi danau merupakan pengalaman yang terkesan. Dari Ranu Pani bila kita berjalan menyusuri jalan setapak lurus akan sampai di Ranu Regulo. (15 menit). Di Pos Ranu Pani kita juga dapat melakukan proses perijinan tetapi lebih baik perijinan dari kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jl. Raden Intan No. 6 Malang 65100 telp. 0341 – 491828.
Dari Ranu Pani perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan beraspal sepanjang ½ kilometer menuju jalan setapak pendakian menuju ke Ranu Kumbolo (2.390 m dpl). Melewati tanah pertanian daerah Watu Rejeng perjalanan menanjak di mulai. Disekitar perjalanan jalan ada yang tertutup oleh pohon tumbang/roboh ke jalan sehingga sesekali kita merayap di bawah tumbuhan rubuh. Nuansa perjalanan banyak dijumpai penduduk yang mencari kayu bakar serta burung di sepanjang route perjalanan. 
Jarak dari Ranu Pani ke Watu Rejeng sekitar 5 Km dengan waktu temput 90 menit. Lalu untuk sampai di Ranu Kumbolo membutuhkan waktu 90 menit dengan jarak 5 km. dan di Ranu Kumbolo kita bisa bermalam. Total Perjalanan dari Rani Pani Ke Ranu Kumbolo 3–4 jam perjalanan dengan jarak sekitar 10 Km.
Ranu Kumbolo (2.390 m dpl) merupakan lembah dan terdapat danau/ranu yang luasnya 12 ha. Daerah ini tempat peristirahatan yang memiliki pemandangan dan ekosistem dataran tinggi yang asli. Panorama alam di pagi hari akan lebih menakjubkan berupa sinar matahari yang terbit dari celah – celah bukit menunjukan warna – warni yang membuat di sekitar danau berwarna kemerah–merahan dan kekuningan, ditambah uap air diatas danau seakan-akan keluar dari danau tersebut. Fasilitas yang terdapat disini berupa Pondok Pendaki dan MCK untuk istirahat dan memasak serta berkemah. Di daerah ini terdapat Prasasti peninggalan jaman purbakala dn diduga merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit.
Dari Ranu Kumbolo kita bisa menuju ke Pangonan Cilik yang merupakan sebuah nama untuk kawasan padang rumput yang terletak di lembah Gunung Ayek-Ayek yang terletak tidak jauh dari Ranu Kumbolo. Asal usul tersebut oleh masyarakat setempat dikarenakan kawasan ini mirip dengan padang penggembalaan ternak (pangonan). Daya tarik dari kawasan ini merupakan lapangan yang relatif datar ditengah-tengah kawasan yang disekitarnya dengan konfigurasi berbukit-bukit gundul yang bercirikan rumput sebagai type ekosistem asli, sehingga memberikan daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.
Setelah dari Ranu Kumbolo perjalanan diteruskan ke Kalimati. Melewati Tanjakan Cinta, yang merupakan tanjakan yang lumayan memeras tenaga dan diteruskan melewati Savana Oro-oro ombo (30 menit). Daerah ini merupakan padang rumput luasnya + 100 Ha berada pada sebuah lembah yang dikelilingi bukit–bukit gundul dengan tipe ekosistem asli tumbuhan rumput, lokasinya berada dibagian atas tebing yang bersatu mengelilingi Ranu Kumbolo. Padang rumput ini mirip sebuah mangkuk dengan hamparan rumput yang berwarna kekuningan, kadang – kadang pada beberapa tempat terendam air hujan. 
Perjalanan diteruskan ke Cemoro Kandang memerlukan waktu sekitar 3–4 jam perjalanan pendakian dan diteruskan melewati Padang Rumput–Jambangan dan menuju ke Kalimati. Di sini kita dapat bermalam dengan fasilitas Pondok pendaki dan kebutuhan air untuk memesak dapat diambil dari Sumber Mani ( 15 Menit). Perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Kalimati memerlukan waktu sekitas 4-5 jam perjalanan pendakian.
Setelah dari Kalimati kita menuju ke Arcopodo (2-3 jam). Arcopodo merupakan daerah yang berada dilereng puncak Gunung Semeru dan dapat digunakan untuk mendirika tenda gumn mencapai puncak Mahameru. Pagi hari setelah bermalam dari Kalimati atau Arcopodo perjalanana pendakian kita lanjutkan menuju ke puncak Jonggring Saloko dengan melewati tanah berpasir dengan kemiringan hampir 60 – 70 derajat. Diperlukan kewaspadaan khusus dalam melewati medan ini karena banyak batu – batu yang longsor oleh angin atau pendaki di atas kita. Perjalanan Arcopodo ke Puncak membutuhkan waktu 3-4 jam perjalanan pendakian.
Puncak Mahameru atau Puncak Jonggring Saloko memiliki keunikan pada setiap 10 – 15 menit sekali menyemburkan abu dan batuan vulkanik yang didahului semburan asa berwarna hitam kelam membumbung tinggi ke angkasa raya seakan – akan menyelimuti seluruh puncak. Suhu di puncak Mahameru kadang–kadang 0–4 derajat celcius yang disertai kabut yang tebal dan badai angin.

Cara Budidaya Jabon (Anthocephalus cadamba)





Sebelumnya saya jelaskan masalah metode ukuran jarak tanam pohon jabon pada umumnya :

*Jabon dapat hidup pada ketinggian 0-1000 dpl (dari permukaan laut)*


Pola Hutan Rakyat Umumnya menggunakan jarak tanam 2 x 2,5 m. namun hasil pertumbuhan dan perkembangan diameternya tidak begitu cepat dan maksimal, cara ini biasanya digunakan masyarakat dengan membiarkan tumbuh liar dengan sendirinya ibarat hutan.



Perkebunan pada umumnya menggunakan jarak tanam yang direkomendasikan yaitu 4 x 5 m. jarak tersebut dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan diameter batangnya, sebab radius lingkaran bayangan kebawah batang atas pohon adalah wilayah penyerapan unsur-unsur hara ditanah oleh akar pohon, jadi jarak 4 x 5 m adalah yang paling baik bagi pertumbuhan pohon jabon tetapi bisa juga menggunakan jarak 4 x 4 m tergantung kondisi lahan, jabon dapat hidup pada tanah Alluvial lembab (Pinggir sungai), Tanah liat, tanah lempung, podsolik coklat, tanah daerah yang ada pasang surut, iklim basah dan tropis.

Cara Tanam :
Buka Lobang Lebar.25 Cm x Panjang.25 Cm x dalam 60 cm. (Lihat Gambar.)

Lalu masukan Kompos+NPK 2,5 gr (campur) sebagai pupuk dasar diendapkan dilubang  berbentu kerucut kebawah untuk akar setinggi 30 cm (dapat langsung tanam/3-7 hr kemudian baru tanam),kemudian tusuk lubang endapan kompos tersebut dengan kayu/tombak sehingga berbentuk lubang yg sesuai untuk tempat semayaman akar,masukkan bibit yang polibagnya sudah dibuka/disobek kedalam,Masukan akar terlebih dahulu lurus kebawah,lalu isi tanah kompos sebagai penutup akar dengan tanah setinggi 20 cm,hingga tersisa lubang 10 cm sebagai kantong air.



Perawatan :
Semprot Pestisida secara aktip per 1 atau 2 minggu sekali selama 3-5 bulan tergantung keadaan gangguan, agar daun tidak dimakan ulat.setelah daun cukup banyak pengusida sudah tidak perlu disemprotkan lagi,sebab daun tidak akan habis dimakan ulat sebab daun sudah banyak.
Pemupukan :
untuk pertumbuhan, pemupukan dapat dilakukan Minimal cukup sampai usia 3 tahun, (sudah bagus, karna untuk 3 tahun keatas sumber makanan unsur hara dari serasah yang terdekomposisi secara alami selama 1-3 tahun telah mengurai menjadi unsur hara dan kesimbungan dekomposisi serasah 3-6 tahun, yang mana jabon dapat hidup dengan PH 4,5 (Masam) - 7,5 (Basah), Masam : Unsur Mikronya banyak & Unsur Makronya sedikit, Basah : Unsur Makronya banyak & Mikronya sedikit), cukup kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang + NPK, Periode pemupukan 1-2 kali/setahun.

(TAPI JIKA ADA KEMAMPUAN LEBIH BAIK, PEMUPUKAN SAMPAI BATAS USIA MENDEKATI USIA PANEN YAITU 5 SAMPAI 6 TAHUN, AGAR HASIL LEBIH MAKSIMAL) *CARA PEMANENAN GUNAKAN METODE PENJARANGAN, PANEN 50-70%,TANAM KEMBALI 70%, SISA 30% UNTUK PANEN PERIODE KE II BERSAMAAN PANEN KELANJUTAN DARI TANAM ULANG, JANGAN TEBANG HABIS/GUNDUL, PENJARANGAN MINIMAL DISISAKAN 10% . BEGITU SETERUSNYA BERKELANJUTAN*

awal tanam - 1 Tahun : NPK 1 sendok makan (tabur jgn kena/menumpuk pada batang pangkal)

1 Tahun - 2 Tahun : Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 05 kilo + NPK 2,5 On
2 Tahun - 3 Tahun : Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 10 kilo + NPK 5,0 On
Dapat juga hanya dengan kompos :
1 Tahun - 2 Tahun : Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 20 Kilo
2 Tahun - 3 Tahun : Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 20 kilo
Kompos sangat penting peranannya,kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang berperan sebagai absorbent yg dapat menyimpan mineral & unsur hara dan memperlancar pertukaran kation didalam tanah. tampa kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang tanah semakin lama semakin jenuh,jika tanah jenuh pemberian pupuk menjadi sia-sia dikarenakan tanah jenuh tidak dapat lagi mengikat mineral sehingga pupuk yang diberikan tidak dapat mengurai kedalam tanah dan akan menguap atau tercuci, kompos memperbarui kondisi tanah dan menjadikan tanah disekitar pangkal pohon/akar menjadi lembab dan subur, dengan kompos pupuk yang diberikan dapat mengurai dengan baik sehingga akar menjadi mudah menyerap unsur hara tersebut. *PUPUK KANDANG YANG BELUM MATANG TIDAK BAIK DIGUNAKAN UNTUK PEMUPUKAN, PUPUK KANDANG YANG SUDAH MATANG DITUNJUKAN DARI TIDAK BERBAU KOTORAN,TAPI BERBAU HUMUS(TAHAH) DAN TIDAK PANAS*
Perawatan Kebersihan disekitar pohon,agar sumber makanan akar tidak terganggu dan dapat maksimal diserap akar pohon, minimal perawatan sampai usia 1 tahunan, Sampah serasah di kumpulkan menjadi Ring keliling Pohon dengan radius jarak 1 meter, agar serasah cepat terdekomposisi bermanfaat menjadi Hara ,serasah disiram Bakteri Pengurai agar cepat Permentasi,untuk selebihnya dapat juga dibiarkan,sebab daya serap akar sudah kuat.

Bintang, Aku Tetap Optimis

Aku menatap bintang tanpa bosan
Menatapnya yang ada jauh di atas
Tapi, lama waktu berjalan
Lelah datang,
Lelah karena kepala ini terus menengadah memandangnya
Aku berangan-angan,
Apa memang pantas aku memiliki bintang itu?
Apa bisa aku merenggutnya dari atas sana?
Apa itu mungkin?
Semua pertanyaan itu mengalun di kepalaku
Dan membuat hatiku jadi ciut untuk memandang mengharapkannya
Mungkin aku akan mencari yang lebih pantas untuk kumiliki dari pada bintang itu,
Pikirku sesaat,
Tapi, seberapa yakin kau akan menemukan yang pantas untukmu?
Mungkin masih waktu yang akan menjawab
Tapi bagaimana kalau perjuangan bisa membuatku pantas memiliki bintang itu?
Karena cinta yang pantas kita dapat akan mendapat hasil, sebagaimana perjuangan kita lalui
Karena memang semestinya sesuatu yang berharga (bintang itu)
Yang ingin kita miliki harus didapat dengan penuh pejuangan dan doa
Karena itu, aku rasa sekarang, aku akan tetap memandang bintang itu
Dan kuyakini aku bisa memilikinya
Walau masih ada kemungkinan aku takkan mendapatkannya
Tapi jika itu memang adanya,
Aku takkan menyesal, karena aku bangga atas semua perjuanganku
Menjadi bagian dari perjuangan meraih bintang
Aku tetap tersenyum dan sesekali memandang bintang itu

Aku Mau Senyummu

Tersipu ku lihat mengembangnya senyummu
Kutunduk malu tertawa geli
Memandang tuts yang berdansa dengan jemariku
Alunan piano mengalun, menyampaikan pesan kasih untuknya
Tak pernah bosan aku memandang senyumu
Ingin ku punya senyum itu abadi
Ku bawa hingga mimpi dan setiap waktu ku bernafas
Ingin ku bagi separuh hidupku untuknya
Dengan iringan nada penuh haru yang akan buatmu melepas semua penat
Kan kukepakan sayap untuk memeluk semua rasa lelahmu dan membuangnya
Membuangnya, dan di hidupmu hanya ada aku
Hanya aku . . .

Cerita Kepada Sang Ayah

Hari ini jumat 26 februari 2010, diusiaku yang sudah bertambah tua ini sepertinya aku semakin menjadi-jadi. Kapankah semua ini akan berakhir, aku tak tahu. Kapankah semua ini akan berubah, aku tak tahu. Apakah aku harus kembali kemasa kecilku dulu? kembali keperaduanmu Ibuku, ayahku,..
“Ayah… tampaknya anakmu ini tidak menjalankan semua amanahmu. “ibu,.. tampaknya anakmu ini tidak menjalankan semua perintahmu, ayah dan ibu maafkan anakmu yang sepertinya mulai bersikap durhaka kepadamu, “berbuat seenak wudelnya dewe” kata orang jawa. Ayah yang dulu telah mengajari aku berbagai ilmu agama dan sopan santun, hingga aku menjadi seorang muslim yang sangat patuh kepada Allah dan kepada kedua orang tuaku, aku yang dulu sebagai seorang muslim yang tangguh, aku yang dulu rajin dan tekun melaksanakan semua perintah dan laranganNya, semuanya telah berubah. Maafkan aku ayah, maafkan aku ibu, saat ini aku telah berubah, aku anakmu tidak lagi seperti yang dulu lagi, anakmu yang rajin dan tekun belajar, anakmu yang senantiasa berbuat baik kepada sesama tapi kini aku hanya seorang muslim yang cengeng, mudah menyerah, dan tidak pandai bersyukur kepadaNya. Aku hanya bisa berdoa kepada Tuhan, semoga semua ini cepat berlalu…
Aku ingin seperti kala itu, Ayah. Saat aku taat kepada Tuhanku, saat aku memegang amanahmu ayahku, amanahmu Ibuku, dan saat aku mencintai kehidupanku. Semoga hari ini Allah mengetuk pintu hatiku untuk kembali kepadaNya, kembali kejalanNya yang lurus dan kejalanNya yang benar.
Hari ini, seperti biasa aku bangun kesiangan tepat jam 08.00 WIB. Sholat shubuh terlewatkan lagi, timbul sedikit penyesalan dalam hati ini namun rasa itu tidak berlangsung lama. Beda seperti kala itu, seperti ada yang tidak lengkap jika aku meninggalkan salah satu kewajiban sholat lima waktuku. Kini, rasa itu hilang setelah beberapa menit saja. Penyesalan itu hilang begitu saja,hilang melayang disapu angin-angin kencang dijalanan. Nampaknya bisikan setan berhasil mempengaruhi hatiku saat itu. Aku tetap senang, aku tetap terbang bebas seolah-olah tidak ada beban apapun, seolah-olah semua kewajibanku hari ini telah aku penuhi. Yaaah seperti inilah apa yang aku rasakan, seolah-olah aku tidak melakukan dosa sedikitpun, dan tidak lagi takut kepada Kamu Tuhanku.
Begit terbangun dari ranjang yang lusuh, aku langsung menyalakan laptop dan memutar lagu kenceng seperti biasanya, lagu Rock Napalm Death yang berisik sekali kata tetangga-tetangga deket kostanku. Bermalas-malasan dikostan, tidur, ngenet, makan, ngerokok, “huh kebiasaan buruk yang susah ditinggalkan, keluhku”. Seperti orang-orang yang sudah tidak lagi beradat dan beragama aku saat ini. Tidak peduli sama warga sekitar, tidak peduli sama orang lain, berbuat seenaknya sendiri. Bagaikan dunia ini milikku sendiri. Bagaiklan  hidup didunia ini sendiri dan tak ada orang lain selain aku.
Hari beranjak siang, matahari bersinar terang dan aku bangkit menyambar sebuah handuk terus menuju kamar mandi membasuh mukaku dengan air. Setelah itu, aku makan dan online lagi seperti biasanya, facebookkan, YMan, Serching dan download “Bosaaaaaaaaaaaan…. “keluhku.
Ayah,.. ibu,..aku hanya mau member tahumu, saat ini anakmu memasuki semester yang ke delapan, aku hanya mengambil 3 SKS kuliah dan 3 SKS Praktek Kerja Lapang dan memang itu yang sudah menjadi mata kuliah yang wajib aku ambil. Karena aku piker menunggu bulan juli untuk PKL di PT. Berau-Coal Kalimantan Timur adalah waktu yang lumayan lama makanya aku mengambil mata kuliah lagi yah syukur-syukur bisa menaikkan IPK ku. Sembari kuliah semester ini aku juga sedang melakukan penelitian, penelitianku tentang “Pemupukan Lanjutan Pohon Jabon” ayah tentu taulah pohon jabon seperti apa, ayah sendiri setiap hari bergelut dengan kayu-kayu untuk didikan sebuah pintu, lemari dan lain sebagainya. Ayah, Ibu, aku mohon doa restu buat melakukan semua aktivitas hidup ini yang semakin lama semakin berat saja. Doakan aku anakmu, sukses dan cepat lulus.
Waktu menunjukkan jam setengah 12.00 WIB, aku segera mandi dan bersiap-siap sholat jumat. Tanpa aku sadari sang khotib berkhutbah bahwasannya hari ini adalah 12 rabiul awal, hari dimana Rasullullah SAW dilahirkan.  hari ulang tahun orang yang aku jadikan idolaku selama ini aja aku lupa, bagaimana bisa aku mengikuti jejak dan langkahnya menuju surga yang penuh dengan kenikmatan didalamnya.
Ya Allah, aku menyesal, aku seperti kehilangan, lupa akan hal-hal baik semacam itu, lupa akah arah dan langkah hidupku. Yang aku tahu hari ini adalah tanggal merah karena teman-temanku libur dari kuliahnya.
Ayah, ibu…aku ingin berubah,  berubah seperti kala dulu yah.
Aku yakin hal seperti ini terjadi hanya untuk saat ini saja. Semoga kelak aku seperti ayah dan ibu yang senantiasa ingat kepada-Nya dan senantiasa mengagungkan nama-Nya.
Ayah, aku menyesal sudah melupakan hari jadinya Nabi Kita Muhammad SAW, yang pernah aku ceritakan sama ayah dan ibu kalau aku sangat mengidolakan Beliau (Kanjeng Nabi Muhammad SAW), hari senin ini Nabi kita dilahirkan sama seperti hari dimana aku dilahirkan waktu itu.
ayah,ibu,..aku memang sudah dewasa, tapi nasihat ayah dan ibu tetap aku harapkankan kehadirannya buat aku.
ayah dan ibu jangan lupakan aku Anakmu. Aku butuh nasehat-nasehatmu selalu. Siapa lagi ayah, siapa lagi ibu yang akan mengingatkan aku, kalau bukan ayah dan ibu. Memang si ayah sesekali teman-temanku mengingatkan aku, aku hanya sebatangkara ayah, dibogor ini. Teman-teman kostan bengsek semua yah, Kostan sudah dijajah sepertinya sama syaithan, dan malaikat-malaikat sudah pergi jauh meninggalkan kostan.
            Semoga aku tidak berlarut-larut berada dijalan yang tida benar ini, tidak berlarut-larut melalui jalan yang sesat ini. Aku berjanji sama ayah dan juga ibu, aku tidak akan menjadi orang yang seperti ini selamanya, aku akan tetap semangat untuk lebih mendekatkan diri kepadaNya, dan akan senantiasa mendengarkan nasihat ayah waktu dulu.
Benar kata Soe Hok Gie, “Bahwa kebenaran hanya ada dilangit, dan kehidupan di dunia ini adalah palsu”. Oleh karena itu mulai detik ini aku akan selalu ingat kepadaMu sang Kholik.

Bogor Malam Ini

Tak gentar aku berjalan menyusuri kehidupan malam dikota ini

Dari tempat persembunyian yang rusuh dan kumuh aku berhembus mengikuti kata hati yang mulai berontak dan tak kunjung diam

Aku lemah, aku ikuti saja kemana kaki ini melangkah

Deru mesin-mesin ditengah keramaian kota siang tadi terasa mengganggu pikiranku

Teriknya matahari seolah membakar kulit dan telapak kakiku

Membakar hati dan imajinasiku

Membakar jiwa jiwa dan hatiku yang malang

Berkecamuk desah, amarah, bagai bencana datang menghujam

Pecah berantah hancur terpuruk

Jeritan bencana telah tersiar sedari tadi

Tampaknya benar bahwa alam sudah bosan melihat tingkah kita

Tampaknya benar bahwa alam mulai enggan bersahabat dengan kita

Tahukah kau bahwa Alam ini ternyata lebih malang nasibnya dibanding nasibku

Tahukah kau bahwa alam ini ternyata lebih tersiksa dibanding aku

Alam pun diam, bertanya aku padamu hatiku

Alam pun diam, bertanya aku pada jiwaku

Oh, terperanjat aku melihat sekelilingku

Berkilau cahaya tiba-tiba ada dihadapanku

Berdiri kokoh sebuah tugu membawa kujang gagah perkasa

Apakah aku bermimpi…

Apakah aku berhalusinansi, melamun dan mengigau seperti kerbau yang diam dengan tatapan kosong yang tak ada artinya?

Ohh sakit…

Sakit, bagai lebah menggigit lengaku

aku cubit sekali lagi, oh tidak…

Ini adalah nyata

Ini bukanlah maya

Samar-samar kudengar suara merdu dijalanan

Suara itu…

Suara itu adalah dentingan gitar anak jalanan disebuah perapatan jalan

Gemuruh angin menyapu tubuh dan menaikkan bulu kudukku

Indah….

Damai…

Tenteram bagai hidup terbang melayang…

Terbebas aku dari beban-bebanku yang menyiksa itu

Terlepas aku dari lilitan persoalan dunia saat itu

Aku senang…

Aku bahagia…

Aku ingin suasana kota malam ini menjadi sebuah perenungan panjang dalam hidupku

Aku ingin suasana malam dikota ini menjadi sebuah perenungan panjang bagi mereka para penegak hukum

Aku ingin suasana malam dikota ini menjadi sebuah perenungan panjang bagi mereka penguasa bangsa ini

Aku senang aku hidup malam hari ini