If something is worth doing, then it's worth doing right

INGET

Bangsa Elo Bangsa Penyampah, Lebih Baik Makan Dari Sampah Daripada dimakan Sumpah

Selasa, 11 Januari 2011

Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Anak


Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat.Berbagai  informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia kini telah dapat langsung kita ketahui berkat  kemajuan teknologi (globalisasi). Saat ini dunia sudah terasa semakin sempit karena cepatnya akses informasi di berbagai belahan dunia membuat dunia ini seolah semakin sempit  dikarenakan kita dapat melihat apa yang terjadi di Amerika misalnya, meskipun kita berada di  Indonesia.
Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada  kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga  memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai-nilai yang ada di  masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Saat  ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-  nilai kebudayaan yang di anut masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan  (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan  internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh  masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau tidak,  perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya masyarakat pedesaan dengan segala image yang menjadi ciri khas mereka.
Saat ini sudah banyak jutaan anak dan remaja masuk kedalam era digital melalui  kehidupan dunia maya di Internet. Industri web komunitas-entertainment pun berkembang dengan sedemikian pesatnya. Club Penguin, Webkinz, Starfall, dan Facebook mungkin baru sebagian kecil dari jutaan site yang saat ini sedang digandrungi anak-anak.  Kebanyakan penggemar website ini adalah anak-anak usia sekolah hingga mahasiswa. Dan deretan site sangat menikmati keuntungan yang dihasilkan dari fenomena ini.  Contohnya, Webkinz, pembuat mainan anak yang mengambil karakter darivirtu a l-w o rld ini mengalami pertumbuhan pengunjung hingga 6 juta anak tahun ini, angka ini merupakan lonjakan kenaikan 300% dari perolehan angka pengunjung tahun lalu. Hal ini merupakan sebuah fakta baru bahwa ternyata anak-anak merupakan sasaran empuk yang banyak diincar oleh para pengiklan saat ini.
Selain sebagai sasaran iklan, anak-anak juga sangat terkait dalam pertumbuhan teknologi  multimedia terutama dalam edukasi dan entertaiment. Dalam dunia edukasi pun telah banyak dijumpai bagaimana situs maupun software edukasi dipergunakan sebagai sarana mendidik  anak-anak.Bahkan untuk anak 5 tahun pun sekarang telah tersedia software dan game edukasi yang dirangkai dengan musik untuk membantu mereka mengembangkan kemampuan dan kecerdasannya.
Perkembangan games-games pun sangat berpengaruh kepada anak-anak. Dan yang saat  ini digemari oleh anak-anak adalah games online. Dan ada juga anak-anak yang menggemari  games-games yang berbau kekerasan. Hal ini perlu diperhatikan oleh kita, karena ini akan  berdampak buruk bagi anak-anak dan dan sangat berbahaya sekali. Namun di tengah  berkembangnya game yang menciptakan virtual worlds bagi anak-anak ini, ternyata masih ada  sedikit kepedulian yang ditunjukkan oleh beberapa vendor pembuat game dengan adanya education virtual worlds. Lebih lanjut jenis virtual worlds ini memang ditujukan untuk tujuan edukasi, dimana Modern Prometheus ini mengajarkan pada anak untuk belajar etika dan mengambil keputusan. Dalam game ini anak-anak dilibatkan dalam sebuah skenario di mana mereka harus membuat keputusan-keputusan strategis yang menyangkut etis dari berbagai
sudut pandang yang berbeda.
Lalu internet juga merupakan salah satu hal yang bias memengaruhi anak. Dengan  adanya internet anak-anak dapat dengan mudah mencari tahu mengenai segala hal yang ingin  mereka ketahui. Namun hal yang perlu diperhatikan disini adalah dengan semakin mudah dan  familiarnya anak dengan Internet dan menemukan berbagai macam informasi di Internet, tidak  boleh mengurangi pertumbuhan verbal dan sosial anak dalam dunia nyata. Hal tersebut  didasarkan oleh fakta hasil penelitian terhadap anak-anak di Amerika, yang ternyata dengan sangat cepat dapat menunjukkan letak Irak dengan Internet, namun menjadi kebingungan saat  mencari letaknya dalam sebuah globe fisik bola dunia. Tentu saja fakta seperti ini merupakan  sesuatu yang harus dipertimbangkan dalam suatu pengembangan teknologi edukasi masa  depan.
Internet itu sendiri mempunyai beberapa dampak negative yang tertera di bawah ini :
1.    Anak-anak bisa ketergantungan terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi.
2.    Anak-anak akan cenderung mengerjakan tugas dengan bantuan internet dari pada dengan kemampuan sendiri, sehinga mengakibatkan anak-anak menjadi tidak percaya diri.
3.    Anak-anak bisa kecanduan terhadap games, terutama games online.
4.    Anak-anak bisa terpengaruh oleh games dan melakukan tindak kekerasan.
5.    Dapat terpengaruh kedalam pergaulan yang tidak baik.
6.    Anak-anak bisa saja secara tidak sengaja mengakses situs-situs pornografi.
7.    Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
8.    Kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, anak mengkonsumsi games yang  menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas.Banyak pakar pendidikan  mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya  perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.

Dalam hal ini, Peranan Penting Orang Tua sangatlah penting. Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang  amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat  bermain komputer. Karenanya, kepada semua orangtua, saya kembali mengingatkan peran  penting mereka dalam pemanfaatan komputer bagi anak.
1.    Berikan kesempatan pada anak untuk belajar dan berinteraksi dengan komputer sejak  dini. Apalagi mengingat penggunaan komputer adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari  pada saat ini dan masa yang akan datang.
2.    Perhatikan bahwa komputer juga punya efek-efek tertentu, termasuk pada fisik seseorang. Karena perhatikan juga amsalah tata ruang dan pencahayaan. Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu dekat dapat mengganggu indera penglihatan anak.
3.    Pilihlah perangkat lunak tertentu yang memang ditujukan untuk anak-anak. Sekalipun yang dipilih merupakan program edutainment ataupun games, sesuaikan selalu dengan usia dan kemampuan anak.
4.    Perhatikan keamanan anak saat bermain komputer dari bahaya listrik. Jangan sampai terjadi konsleting atau kemungkinan kesetrum terkena bagian tertentu dari badan Central Processing Unit (CPU) komputer.
5.    Carikan anak meja atau kursi yang ergonomis (sesuai dengan bentuk dan ukuran tubuh anak), yang nyaman bagi anak sehingga anak dapat memakainya dengan mudah. Jangan sampai mousenya terlalu tinggi, atau kepala harus mendongak yang dapat menyebabkan kelelahan. Alat kerja yang tidak ergonomis juga tidak baik bagi anatomi anak untuk jangka panjang.
6.    Bermain komputer bukan satu-satunya kegiatan bagi anak. Jangan sampai anak kehilangan kegiatan yang bersifat sosial bersama teman-teman karena terlalu asik bermain computer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar