If something is worth doing, then it's worth doing right

INGET

Bangsa Elo Bangsa Penyampah, Lebih Baik Makan Dari Sampah Daripada dimakan Sumpah

Minggu, 16 Mei 2010

Wanita itu kini sekarat

12/14/2010
…”Cih cih cih hrrrr…suara rintihan menahan sakit yang amat sangat itu berkali-kali keluar dari mulut seorang wanita setengah baya disebuah ranjang tempat tidur yang kumal lagi kotor. Suara yang sudah tidak asing lagi bagi penduduk desa sekitar. Entah kenapa masyarakat enggan melongok bahkan mendekati tempat dimana suara itu berada. Hanya saja mbok Jemu (orang menyebutnya) yang selalu datang membawa makanan dan sedikit obat-obatan tradisional untuk wanita tersebut.
Rahayu orang menyebut nama seorang wanita yang sedang sekarat itu. Tubuh tinggal tulang itu tergeletak diatas tinja dan air kencing yang sudah hampir sebulan tidak pernah dibersihkan layaknya seekor sapi yang hidup dikandangnya dan tidak pernah dirawat oleh tuannya, begitulah mbok jemu bercerita kepada ku dengan penuh iba dan sedikit tetesan air mata. Oleh karenanya mbok jemu selalu datang membawa makanan untuk rahayu pada waktu pagi dan sore hari. Entah kapan malaikat pencabut nyawa akan mengambil roh wanita itu, rasanya sudah hampir setahun sudah rahayu hidup bagai disebuah neraka. Tubuhnya tinggal kulit dan tulang itu tidak bisa bergerak sedikitpun hanya sebuah mata sayu dan selalu mengeluarkan air mata sesekali berkedip kepada mbok jemu.
“yoalaah ndok, kamu ini kenapa toh sampai dapat siksaan seberat ini…”ucap mbok jemu saat pertama kali mengetahui rahayu sekarat hampir setahun itu. Namun mbok jemu tidak bisa berbuat banyak karena wanita itu tidak bisa bicara sedikitpun….
Bersambung…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar