Kelompok 1 : Hendra Jaya, Surahman, Marda Deta, Isnaini Fatimah, Desi Nurmayati
Tempat dan waktu : Tanah Raja Esteate Div.3 Sabtu, 20 Agustus 2011
Pembimbing lapang : Bpk. Juarno (Ast. Senior)
Materi : Aktivitas Selain Penyadapan
HASIL DAN PEMBAHASAN
Semua kegiatan yang akan dilakukan setiap hari harus direncakan dengan baik oleh seorang asisten lapang. Perencanaan merupakan persiapan untuk kegiatan yang akan dilakukan pada esok hari, dibuat pada buku program kerja tujuannya untuk mempermudah kerja.
Kegiatan harian selain penyadapan meliputi beberapa kegiatan berikut:
a) Pembuatan kawat mangkok
Kawat mangkok dibuat menggunakan kawat baja dengan ukuran 0,5 mm dengan panjang 100 cm untuk setiap 1 kawat mangkok. Keliling lingkaran buat mangkok dibuat selebar 37 cm ini untuk mangkok ukuran 750 cc.
Cara pembuatan: melingkarkan kawat pada batang yang telah disediakan dengan keliling 37 cm, kemudian ambil bagian tengah kawat dan putar lilitan sebanyak 3-4 kali dan kawat lebihnya dibengkokkan ke belakang sebagai penjepit kebatang pohon
Untuk kebutuhan 34 ha= 50% jumlahnya 7000 kawat mangkok. Dengan planting point 512 pokok per hektar. Tenaga kerja yang digunakan adalah tenaga kerja harian.Target pembuatan 5 hari, dimana 1 orang pekerja mampu menghasilkan 400 kawat mangkok/hari dan 1 kg kawat baja dapat digunakan untuk membuat kawat mengkok sebanyak 52 biji.
b) Perawatan jalan dan jembatan
Kegiatan perawatan jalan dan jembatan ini idealnya dilakukan 2 kali dalam setahun, namun ada kemungkinan kegiatan ini dilakukan lebih dari 2 kali karena faktor-faktor lain seperti hujan yang terus menerus sehingga menyebabkan jalan rusak dan perlu dilakukan penimbunan, dan lain sebagainya.
Kegiatan perawatan jalan yang dilakukan seperti pembuatan talang air, membersihkan parit/selokan dipinggir jalan (parit 3/2) dan penimbunan jalan yang berlubang.
Tenaga kerja yang digunakan adalah tenaga harian yang jumlah dan lamanya bergantung kepada tingkat kerusakan jalan yang terjadi.
c) Perawatan saluran air
Kegiatan perawatan saluran air ini merupakan kegiata pembersihan saluran drainase yang ada pada areal kebun agar aliran air lancar tanpa hambatan.
Beberapa tipe parit:
- Parit alur (sungai alam) ukurannya beragam sesuai bentuk alam.
- Parit primer dengan ukuran 4 x 4 atau parit 8/6
- Parit sekunder dengan ukuran 2 x 2 atau parit 4/3
- Parit tersier dengan ukuran 1 x 1 ata parit 3/2 (tulang ikan)
Alat yang digunakan untuk pembersihan parit secara manual adalah garpu, parang/sabit.
Kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan rumput dalam parit, tamping (membersihkan areal pinggiran parit), kaki lima parit, pengangkatan lumpur bawah parit keatas dan meletakkannya 1-2 meter dari bibir parit.
Kegiatan perawatan parit dilakukan 2 kali setahun, dan laporan kemajuan kerja dibuat per hari. Biaya yang dikeluarkan dalam pembersihan parit ini adalah Rp 15.000/rantai, dimana 1 rantai sama dengan 20 meter. Sehingga biaya yang dikeluarkan adalah biaya total per meter dikalikan dengan panjang parit. Dalam 1 hari biasanya 1 orang pekerja mampu membersihkan parit sepanjang 2 rantai (untuk parit ukuran 4/3). Dalam kegiatan pembersihan parit ada spect-spect (criteria) tertentu yang harus dilakukan oleh pekerja, oleh karena itu kegiatan ini harus diawasi dengan teliti agar hasilnya sesuai dengan spect yang diinginkan.
d) Perawatan teras
Kegiatan perawatan teras dilakukan 2 kali setahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar